logo blog
Selamat Datang Di Blog Tentang Makanan
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Tentang Makanan
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya

RUJAK CUKA



Anak muda sekarang saya yakin kayanya banyak yang tidak tahu sama yang namnya Rujak Cuka,tapi jaman dulu Rujak cuka ini sangat ngetop di daerah Jawa Barat ( Tatar sunda ) terlebih pada waktu Hari raya Lebaran,sudah di pastikan hampir setiap rumah ada yang namanya Rujak Cuka,dan rasanya 90 % sama,



Sengaja memang saya selalu mengangkat resep-resep seperti ini,karena ingin mempertahankan makanan tradisional yang ada,dan saya ingin anak anak sekarang itu tahu betapa banyaknya makan tradisional yang hampir di lupakan, contohnya “Lotek,Colenak”Uter” Gaplek”Awug”sambel goang “Urab sampeu” dan masih banyak yang lainya.
Makanan yang seperti ini,kalau di teliti dari segi gizi juga waww sangat banyak sekali manfaatnya,untuk menunjang kesehatan tubuh,

Mungkin makanan sepeti ini kalau di daerah Bogor namanya “ASINAN BOGOR”kalau di Jakarta “ASINAN BETAWI”ini hanya mirip saja,Rujak cuka ya rujak cuka,dari bumbu juga sangat berbeda,Rujak cuka banyak di kenal antara Bandung Garut dan tasik bahkan sampai Ciamis dan Banjar,

Semoga tulisan ini ada manfaatnya terutama untuk kalangan muda mudi sekarang,mungkin untuk lebih jelasnya barangkali ada pembaca yang lebih ahli di bidang makanan tradisional,silahkan untuk meralat tulisan ini,dalam hal kebenaranya,dan saya akan berterimaksih kepada pembaca yang memb erikan komentar ,baik itu merupakan saran ataupun keritikan,karena saya sendiri kurang banyak pengetahuan untuk bidang ini,
Ok bagi anda yang ingin mencoba menu ini,silahkan di contek resep di bawah ini :

 Bahanya:
 
  • 1 Timun muda uk sedang ( di iris tipis sesuai selera )
  • 1 Wortol muda ukuran sedang ( di iris bentuk korek api )
  • 50 gr Tauge ( di bersihkan dari akarnya )
  • 1 Bengkuang ( ambil separuhnya saja ) di potong dadu
  • 1 Tahu putih ( potong bentuk dadu ( atau sesuai selera )
  • 2 biji Cabai merah di iris tipis ( untuk memudahkan proses menghaluskan )
  • 1 biji Cabai rawit merah ( jika anda suka pedas )
  • 1 sdt Terasi ( di bakar terlebih dahulu )
  • 50 gr Kacang tanah ( di sangria dan di pecahkan )
  • 1 sdm Cuka asli ( cuka aren kalau ada )
  • 4 sdm Gula pasir
  • 10 gr Gula merah
  • 1 sdt Garam

Caranya:

Campur semua bahan sayuran,Mentimun,Wortol, Tauge,Bengkuang,dan juga Tahu putih serta Kacang tanah,aduk menjadi satu dalam wadah berbentuk cekung,
Haluskan cabai merah,gula merah dan gula pasir,garam ( boleh di ulek ataupun di blender,) namun saran saya sebaiknya di ulek saja.

Kemudian setelah proses penghalusan bumbu tadi campurkan dengan sayuran yang sudah ada di tempat cekung tadi ( mangkuk )

Tambahkan air matang yang sudah dingin kira-kira bahan yang di mangkuk tersebut hampir terendam semuanya,kemudian masukan cuka yang sudah di persiapkan tadi,aduk perlahan agar tidak merusah bentuk tahu putihnya,

Ini sudah selesai,namun agar rasa rujak cuka ini terasa lebih  sempurna, jika di tarfuh dulu di lemari pendingin selama satu jam,gunanya agar semua bumbu dan sayuran benar-benar sudah menyatu,sehingga rasa khasnya dari Rujak cuka ini akan lebih sempurna,

Sekarang nikmatilah rujak cuka ini ,agar terasa sensasinya Rujak cuka ini biasanya ditemani dengan kerupuk mie ( Kerupuk yang berbahan dasar mie kuning ),hemmmh suger tenan rek,,,,

SELAMAT MENCOBA,

Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

16 komentar

Saya setuju, generasi muda hari ini memang perlu didedahkan/diperkenalkan dengan pelbagai hidangan tradisional yang mulai dilupakan. teruskan usaha murni ini saudara Dede Thea, mudah-mudahan saudara terus menjadi salah seorang penyumbang resepi yang turut sama memeriahkan dunia masakan tanahair saudara!

Balas

Terimakasih saudaraku Amie,untuk segalanya,salam persahabtan semoga succes selalu

Balas

Betul mas...seperti nya remaja2 kini lebih suka makanan siap saji dari luar ke timbang mknan dari kita sendiri..
Smoga aja ga utk seterus nya ya mas.. :)

Balas

Mas Budi,bener banget,BTW terimakasih atas kunjunganya dan juga commentnya,succes selalu unntuk anda

Balas

Nice blog :)
salam kenal sobat :)
di tunggu kunjungan balik.nya ya !terimakasih ...

Balas

hi thank you for your visit, for sure I will visit your blog

Balas

@Outbound di Malang.Terimkasih Cak atas kunjunganya,salam kenal juga yah

Balas

tak masam ker rojak nie wak....

Balas

emmeraz: haha sudah pasti masam,namun masam menyegarkan,hehe,Terimakasih kunjunganya,and thank you for your comment.

Balas

jadi pingin nyoba gan =D

Balas

Silahkan di coba kawan,sangat mudah dan yang penting rasanya bung,,hahaha

Balas

Baru membaca bahan2nya saja ludah langsung meleleh

Balas

haha Mas Bro bisa aja nih,Terimakasih mas atas kunjunganya

Balas

wah, baru tahu, ada rujak ginian...indonesia memang top untuk masalah kuliner

Balas

kalau di rumah WS ini masih jadi menu wajib juga kang dede, tiap lebaran pasti ada. Mungkin ke khasan juga seperti ibaratnya ketupat n opor yg katanya berasa ga lebaran kalau ga ada ketupat n opor, nah di tempat WS mah ditambah berasa ga lebaran kalau ga ada rujak cuka (atau disini biasa disebut jakin) hehe...suegernya itu mantaaaap pisan

Balas

Anda bebas berkomentar sesuka hati anda di blog sederhana ini,asalkan:

1.Tulisanya bisa dibaca
2.Tidak meninggalkan link hidup
3.Tidak ada unsur promosi
4.Tidak menggunakan kata-kata jorok
5.Tidak spam,

Terimakasih atas kunjungan serta Komentarnya

Copyright © 2013. TENTANG MAKANAN - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger