Imlek

Menjelang tahun baru Imlek  Taman Safari Indonesia sudah bersolek dengan pernak pernik yang warnanya hampir 90 % warna kemerahan,yang mencolok nanti adalah seragam para karyawanya teutama yang perempuan,termasuk para Kasir  Safari Restaurant.
Saya pernah membaca buku tentang imlek,memang sangat menarik,bahkan sampai sekarang sebagian masih ingat,diantaranya ;

Kata “Imlek” berasal dari dialek bahasa Hokkian yang berarti “penanggalan bulan” atau “yinli” dalam bahasa Mandarin. Tahun Baru imlek di Tiongkok lebih dikenal dengan sebutan “Chunjie” (perayaan musim semi). Kegiatan perayaan itu disebut “Guo nian” (memasuki tahun baru), sedang di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan “konyan”.
Di Indonesia mereka merayakan Tahun Baru Imlek sebagai perayaan hari lahirnya Kong Hu Chu yang lahir di tahun 551 SM, mendengar kata  Imlek otomatis ingat Angpauw (Hokian) atau Hong Bao (Mandarin) yang artinya amplop merah berisi uang. Angpauw ini bukan hanya digemari oleh anak-anak saja bahkan para pejabat jaman sekarang ini juga senang sekali mendapatkan angpauw. Konon Angpauw ini bukan hanya sekedar dapat membawa keberuntungan saja, bahkan dapat melindungi anak-anak dari roh jahat, sebab uang (qian) secara harfiah berarti dapat “menekan kekuatan jahat” atau “ya sui qian”,
Masalahnya ada roh jahat yang bernama Sui; yang selalu hadir setahun sekali untuk mengganggu anak-anak kecil, maka dari itu diusulkan sebagai penangkal roh tersebut, sebaiknya ditaruh koin yang dibungkus dengan kertas merah sebagai tumbal di bawah bantalnya mereka. Maklum unsur api yang membakar pada warna merah dapat melindungi dari pengaruh jahat. Sama seperti kalo Dracula lihat salib begitu.
Menurut adat kuno, yang boleh pergi keluar bersilahturahmi di hari pertama tahun baru Imlek, hanya kaum pria saja, tetapi sekarang adat ini sudah tidak berlaku lagi. Dan yang kudu dikunjungi secara berturut-turut adalah orang tua suami, setelah itu baru orang tua isteri. Lalu ke sanak keluarga lainnya. Perlu diketahui bukan hanya orang Jawa saja yang melakukan adapt sungkem, orang Tiong Hoa juga demikian yang disebut tee-pai.
Cara soja yang benar berdasarkan pedoman “YANG” memeluk “YIN”. Tangan kanan dikepal kemudian tangan kiri menutupi tangan kanan. Jari jempol berdiri lurus, dan menempel keduanya. Soja kepada yang lebih tua sejajar mulut; soja kepada yang seumuran sejajar dada; soja kepada yang lebih muda sejajar perut; soja kepada para dewa sejajar mata; soja kepada Tuhan di atas kepala.
Tapi mohon ma'af yang sebesar-besarnya,apabila tu
lisan ini salah,karna memang saya kurang memahami
betul soal Imlek,ini juga saya baca dari sebuah buku
Oh ya di Taman Safari juga nanti ada pohon Angpauw
yangmana pengunjung bisa pilih salahsatu angpauw
yang ada di pohon,isinya macam-macam hadiah menarik bagi yang beruntung.
Silahkan ajak keluarga anda untuk berkunjung ke Taman Safari Indonesia II Prigen pada saatnya nanti.



SELAMAT TAHUN BARU

IMLEK

GONG XI FAT CAI


10 komentar:

  1. PASTINYA MAS BRO,,KAPAN MAEN-MAEN KESINI BRO....??

    BalasHapus
  2. BANG DEDE..KALO AKU MILIH FOTO YG NOMER 3 AZA..HBS CANTIK BANGET SIH YG NENNGOKKK ITUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU..hahahahyyyyyy

    BalasHapus
  3. ICAHBANJARMASIN:HAHAHA,,,OK DECH NANTI TASAMPAIKAN HEHEHE

    BalasHapus
  4. Spenza :Terimakasih ucapanya,and kunjunganya,selamat hari raya Imlek

    BalasHapus
  5. Njaluk siji kang, uayu-ayu rek ,,,

    hihihi pake boso jowo...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asep,arep plih seng ndhi??wes njukut kabeh ae ra apa-apa kok
      ahi hi h i

      Hapus
  6. .: Selamat Tahun Baru Imlek 2564 bagi yg merayakan Gong Xi Fat Cai...^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dengan ucapan yang sama kawan,and terimakasih atas kunjunganya,,,

      Hapus

Anda bebas berkomentar sesuka hati anda di blog sederhana ini,asalkan:

1.Tulisanya bisa dibaca
2.Tidak meninggalkan link hidup
3.Tidak ada unsur promosi
4.Tidak menggunakan kata-kata jorok
5.Tidak spam,

Terimakasih atas kunjungan serta Komentarnya