LEMPER AYAM MASA LALU


Yang namanya lemper menurutku dimanapun sama  terutama dalam hal bentuk,namun yang membedakan mungkin dalam hal “rasa”,dan di zaman modern  seperti sekarang sudah banyak yang menggunakan bungkus berbahan pelastik yang bermotive daun pisang,yah walaupun mirip tapi tetep saja plastic,dan itu tidak membuat saya tertarik untuk menggunakanya,saya tetep pakai  bungkus daun pisang,disamping alami disitu ada aroma khas dari daun pisang,yang bisa membangkitkan selera para penikmat lemper itu sendiri.

Terbukti pada setiap ada acara meeting para Direksi,atau para Manager di lingkungan tempat saya kerja sekarang,makanan yang satu ini selalu diminta untuk di ikut sertakan untuk menemani  mereka sewaktu  coffee break.

Seperti biasa  saya selalu ingin berbagi dengan para pemirsa di rumah,karena lemper  yang ini beda dengan lemper  yang lain,kebanyakan isi lemper memakai abon sapi yang bisa di beli di pasar dan siap pakai,tapi  yang ini isinya adalah daging ayam yang di buat langsung  sendiri.

Bahan utama :

  • 1 Dada ayam yang masih segar (direbus kemudian di suir-suir kecil )
  • 1 Liter beras ketan ( di rendam selama 10 jam )
  • Daun pisang yang agak muda ( di gunting sesuai ukuran yang di inginkan )
  • 2 btr Kelapa ( ambil santanya yang kental )
  • 2 sdm Chicken seasoning powder

Bumbu :

  • 50 gr bawang putih ( di chop agak halus )
  • 20 gr Bawang prey ( ambil batangnya saja di iris tipis )
  • Garam,gula pasir,( sesuai selera )

Caranya :

1.Cuci bersih beras ketan yang sudah di rendam,kemudian di kukus setengah matang,ankat kemudian di aron,tambahkan santan kental,garam dan 1 sdm  seasoning chicken powder,aduk sampai rata,kemudian di kukus sampai benar-benar matang.

2. Tumis bawang putih dan irisan bawang prey sampai harum,masukan daging ayam yang sudah di sui-suir,tambahkan 1 sdm seasoning chicken,garam,gula pasir,aduk sampai rata,angkat sisihkan

3.Angkat ketan yang di kukus tadi,siapkan juga daun pisang yang sudah di gunting sesuai ukuran yang dibutuhkan,kemudian  ketan dibentuk sebagaimana untuk dijadikan lemper,isikan daging ayam ke dalamnya,kemudian bungkus dengan daun pisang,

Sekarang  jadilah yang namanya “Lemper ayam “,nah bagi anda yang tertarik untuk mencobanya,silahkan di contek saja,carannya terserah,mau di copy paste,mau langsung di print,semuanya terserah anda,ok

Selamat mencoba,,,,,

18 komentar:

  1. Masakan sederhana yang enak rasanya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar banget mas Bro,terimakasih atas commentnya

      Hapus
  2. heu.. masa lalu sob, hehe..
    tp emang enak rsa;a sob.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahmad Yazid : hehe bener bro,makasih yah sudah berkunjung,salam succes

      Hapus
  3. wah biasanya yang mengunakan Bahan Dari daun Pisang Lebih enak rasanya dari pada Plastik. Mengugah Selera

    BalasHapus
    Balasan
    1. Em Albar: iya sob,aroma alami daun pisang,sangat berpengaruh terhadap selera kita,and terimakasih atas kunjunganya,dan juga commentnya

      Hapus
  4. Balasan
    1. mas askep,terimakasih atas kunjunganya

      Hapus
  5. Cita rasa nya beda ya bang..klw yg di bungkus pke daun..lebih maknyoss hehe.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. IYA GAN,MEMANG BEGITU YANG ALAMI BIASANYA LEBIH BAIK DAN LEBIH NIKMAT HEHE,BTW TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGANYA,,,,

      Hapus
  6. Sekali-kali bungkusnya pake hologram Gan.

    Kasih nama "Lemper ayam masa depan". hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha bisa aje ente sob,tapi boleh juga tuh idenya haha,,,Terimakasih sob commentnya

      Hapus
  7. lemper...
    bentuk.e lonjong lan bunder..
    nek d pangan neng weteng muser2..
    di makan sambil nonton casper..
    pek keturon ngiler2..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iso ae rek mas bro iki hehehe,,,maturnuwun cak,kunjungane njeh,,

      Hapus
  8. Balasan
    1. @ blog qnando @ idblogster @ sainsbiologi

      Terimakasih atas kunjunganya,,,,

      Hapus

Anda bebas berkomentar sesuka hati anda di blog sederhana ini,asalkan:

1.Tulisanya bisa dibaca
2.Tidak meninggalkan link hidup
3.Tidak ada unsur promosi
4.Tidak menggunakan kata-kata jorok
5.Tidak spam,

Terimakasih atas kunjungan serta Komentarnya